Subscribe:

Ads 468x60px

Pages

Sabtu, 21 Maret 2015

Mabuk Darat Laut Udara? NO MORE !


Siapin minyak kayu putih, minyak angin, minyak wangi dan minyak2an lainnya.
Jangan lupa minum antimo dan obat maag, kantong plastik hitam juga udah siap. Bahkan kalo stock kurang pun kantong plastik putih ya rapopo lahh..
Setidaknya itu yg gw lakuin saat akan melakukan perjalanan jauh. Ya jauh itu relatif lah ya, menurut gw sendiri, jauh itu kisaran lama perjalanan  lebih dari 2 jam huehee..

      Dari jaman gw masih belum sekolah, sampe jaman gw sekolah dan tamat, gw selalu melakukan ritual penangkal mabuk kayak gitu.
Kebayang dong ya gimana repotnya kalo mau pergi2 jauh? Kalo ada karyawisata, study tour, piknik, rekreasi, dan saudara2nya itu.. pasti gw akan melakukan hal yang sama.
Sekitar beberapa tahun yg lalu, kira2 pas jaman gw menginjak bangku Sekolah Menengah Pertama alias SMP, eh gw ga pernah deng nginjek bangku sekolah.. boro2 injek bangku sekolah, coret2 meja aja gak boleh ama guru. Emang tuh rada aneh kenapa ya coret2 ga boleh padahal itu bisa nambah kreativitas murid2 sekolah loh.. LOH kok? Maap maap mulai ga nyambung, maklum anak muda..

      Nah kita lanjut.. saat SMP itu tuh, gw mulai denger desas desus yg beredar dari para anggota Komunitas Anak Mabuk Terombang Ambing yg kalo disingkat jadi KAMBING, kalo ada tips baru buat mengatasi mabuk, yaitu dengan pake plester/hansaplast yg ditempel di udel si ‘pemabuk’. Opo toh tujuannya? Tujuannya untuk menjaga alur masuk keluarnya angin di dalam tubuh serta mengontrol kadar angin di dalam perut kita. Sebenarnya gw juga ngasal sih jawabnya, tapi kira2 kayak gitu hasil analisis gw hahahaha. Maklum anak muda..



      Setelah gw mencoba tips itu, khasiatnya terasa.. Rasa mabuk perjalanan yg gw rasakan berkurang. Meskipun tetep merasa mabuk apabila perjalanannya kebangetan lama, atau pengemudi kendaraan yg gw tumpangi itu ga enak cara bawanya.  Yah tapi setidaknya sudah berhasil mengurangi potensi kemabukan yg ada di dalam diri gw. Huehee..

      Pada sekitar akhir tahun 2014, komunitas KAMBING menemukan riset baru yg di share lagi untuk kita semua. Caranya adalah dengan menyiapkan senjata berupa hansaplast yg di letakkan kapas diatas nya, yg sudah terlebih dahulu diolesi minyak kayu putih secukupnya, lalu yg menjadi tambahan adalah adanya tembakau yg diletakkan di atasnya. Tembakau ini kita bisa dapatkan dengan membaur isi pada sebatang rokok.
     Cara baru ini mengandung unsur kontroversi, terutama di kalangan non smokers. Maka dari itu, dilakukanlah percobaan pada beberapa orang yg melakukan perjalanan jauh. Dan hasilnya adalah :
  • Pada orang pertama : yang melakukan perjalanan Jakarta – Cipanas dengan lama perjalanan sekitar 3,5 jam (karena faktor liburan dan buka tutup jalur), hasilnya positif (dibaca : BERHASIL).
  • Pada orang kedua : yang melakukan perjalanan Jakarta – Garut dengan lama perjalanan sekitar 5 jam, hasilnya juga positif dan dinyatakan BERHASIL.
  • Adanya kesaksian dari keluarga anggota komunitas KAMBING dan salah satunya juga dari kalangan saudara gw, kalau mereka ikut mencoba dan hasilnya dinyatakan BERHASIL.

Nah.. bagi temen2 sekalian yang juga penasaran dan ingin ikut mencoba cara diatas, dipersilahkan mencoba ya hehe.. Kalo gw pribadi sih jujur belum sempet nyoba. Mungkin di next trip yang akan gw ikuti, akan coba dipraktekkan.
Selain dari tips-tips ala mabokes diatas (bacanya harap dengan spell yang bener ya: ma-bok-kers not ma-bokers), nih ada tips2 lain yang lebih serius untuk dibaca. Hihi.. check these out :

1.      Pilih posisi paling pewe (posisi uenakk)
Jika naik kapal laut, pilihlah kabin di tengah sebab pada titik ini goyangan kapal paling tidak terasa. Jika naik pesawat terbang, mintalah tempat duduk di dekat tepi depan sayap. Jika naik kereta api, duduklah di dekat jendela dan menghadap ke depan. Jika menggunakan mobil atau bus, sebaiknya anda duduk di depan dekat sopir.

2. Isi perut sebelum melakukan perjalanan 
Jangan biarkan perut kosong saat bepergian. Sebab saat perut kosong lambung akan memproduksi asam dalam jumlah yang berlebihan sehingga akan membuat iritasi lambung dan merangsang reflek mual, yang akhirnya dapat berefek muntah. Tapi ingat, jangan sampai makan berlebihan. Kurangi makanan berlemak tinggi, batasi minum, juice, termasuk buah-buahan, menjelang keberangkatan. Sebab hal ini juga akan memicu mabuk perjalanan.

3. Jangan membaca 
Membaca memang dapat menghilangkan kejenuhan saat menempuh perjalanan jauh, namun aktivitas ini justru bisa membuat kita mual-mual karena kita harus memfiksasi mata. Mata juga ada kaitannya dengan keseimbangan. Yap! Dan gw pribadi sih merasa ini memang bener.

4. Buka kaca
Bila alergi dengan bau-bauan, seperti parfum atau AC mobil, maka matikan AC dan bukalah jendela kendaraan mobil Anda agar udara segar masuk ke dalam mobil.

5. Konsumsi jahe 
Caranya : pada saat perjalanan, minum seduhan dari 1/2 gram serbuk jahe atau 1/2 sendok teh jahe segar setiap 15 menit selama 1 jam sebelum perjalanan. Lanjutkan jika dalam perjalanan terlihat gejala sakit. Mengunyah jahe juga dapat merangsang pengeluaran air liur dan cairan pencernaan, juga mengurangi mual dan muntah.  Biasanya bisa bawa jahe dalam bentuk permen nih, biar lebih praktis. Pada balita sebaiknya balurkan parutan jahe pada perut mereka. Atau dengan membawa ketela rambat yang sudah dikupas mentah atau belum direbus atau dimasak untuk bekal diperjalanan. Dengan memakan ketela rambat mentah, mampu mengurangi perasaan mual karena perjalanan jauh. Kalo gw sih karena kurang suka dengan jahe yg pedes2 manis, gw lebih memilih bawa permen manis-manis seger. Yang berujung pada perkembangbiakan armada kuman di gigi gw berkembang pesat. Maka dari itu, diiringi dengan minum air putih yg banyak he he ..

6. Khusus bagi yang memiliki penyakit
Penyakit maag, sebaiknya mengkonsumsi obat maag yang berjenis penekan asam lambung. Umumnya obat-obatan ini bekerja selama 12-24 jam.


     Sekian kiranya tips-tips anti mabuk yang dapat gw bagikan. Bersyukur sekarang kadar kemabukan gw sudah hampir hilang :).
Yang perlu diingat adalah : kemabukan bukan hanya terjadi karena ada niat dari pemabuknya, tetapi  juga karena adanya kesempatan.  Waspadalah waspadalah…

Thank you and have a nice journey !


TRIP



Rabu, 11 Juni 2014

Teori Akuntansi Positif



Teori akuntansi positif berupaya menjelaskan sebuah proses, yang menggunakan kemampuan, pemahaman, dan pengetahuan akuntansi serta penggunaan kebijakan akuntansi yang paling sesuai untuk menghadapi kondisi tertentu dimasa mendatang. Teori akuntansi positif pada prinsipnya beranggapan bahwa tujuan dari teori akuntansi adalah untuk menjelaskan dan memprediksi praktik-praktik akuntansi.
Perkembangan teori positif tidak dapat dilepaskan dari ketidakpuasan terhadap teori normatif (Watt & Zimmerman,1986). Selanjutnya dinyatakan bahwa dasar pemikiran untuk menganalisa teori akuntansi dalam pendekatan normatifterlalu sederhana dan tidak memberikan dasar teoritis yang kuat. Terdapat tiga alasan mendasar terjadinya pergeseran pendekatan normatif ke positif yaitu (Watt & Zimmerman,1986 ):
1.       Ketidakmampuan pendekatan normatif dalam menguji teori secara empiris, karena didasarkan ‘pada premis atau asumsi yang salah sehingga tidak dapat diuji keabsahannya secara empiris.
2.    Pendekatan normatif lebih banyak berfokus pada kemakmuran investor secara   individual daripada kemakmuran masyarakat luas.
3.             Pendekatan normatif tidak mendorong atau memungkinkan terjadinya alokasi sumber daya ekonomi secara optimal di pasar modal. Hal ini mengingat bahwa dalam system perekonomian yang mendasarkan pada mekanisme pasar, informasi akuntansi dapat menjadi alat pengendali bagi masyarakat dalam mengalokasi sumber daya ekonomi secara efisien.
Selanjutnya Watt & Zimmerman menyatakan bahwa dasar pemikiran untuk menganalisa teori akuntansi dalam pendekatan normatif terlalu sederhana dan tidak memberikan dasar teoritis yang kuat. Untuk mengurangi kesenjangan dalam pendekatan normatif, Watt & Zimmerman mengembangkan pendekatan positif yang lebih berorientasi pada penelitian empiric dan menjustifikasi berbagai teknik atau metode akuntansi yang sekarang digunakan atau mencari model baru untuk pengembangan teori akuntansi dikemudian hari.
Tiga Hipotesis Teori Akuntansi Positif
Prediksi yang dibuat oleh PAT diorganisasikan secara luas pada tiga hipotesis yang diformulasikan oleh Watts dan Zimmerman (1986). Kita akan memberi ketiga hipotesis ini bentuk oportunistik mereka, karena menurut Watts dan Zimmerman (1990), ini adalah cara yang paling sering digunakan ketika mereka diinterpretasikan :
1.       Hipotesis Rencana Bonus
Dalam hipotesis ini, semua hal lain dalam keadaan tetap, para manajer perusahaan dengan rencana bonus cenderung untuk memilih prosedur akuntansi dengan perubahan laba yang dilaporkan dari periode masa depan ke periode masa kini
Hipotesis ini tampaknya cukup beralasan. Para manajer perusahaan, seperti orang-orang lain, menginginkan imbalan yang tinggi. Jika imbalan mereka bergantung, paling tidak sebagian, pada bonus yang dilaporkan pada pendapatan bersih, maka kemungkinan mereka bisa meningkatkan bonus mereka pada periode tersebut dengan melaporkan pendapatan bersih setinggi mungkin. Salah satu cara untuk melakukan ini adalah dengan memilih kebijakan akuntansi yang meningkatkan laba yang dilaporkan pada periode tersebut. Tentu saja, sesuai dengan karakter dari proses akrual, hal ini akan cenderung menyebabkan penurunan pada laba dan bonus-bonus yang dilaporkan pada masa yang akan datang, dengan taktor-faktor lain tetap sama. Namun nilai masa kini (present value) dari kegunaan manajer dari lini bonus masa depan yang dimilikinya akan meningkat dengan memberikan perubahan menuju masa kini.
1.       Hipotesis Kontrak Hutang
Dalam hipotesis ini semua hal lain dalam keadaan tetap, makin dekat suatu perusahaan terhadap pelanggaran pada akuntansi yang didasarkan pada kesepakatan utang, maka kecenderungannya adalah semakin besar kemungkinan manajer perusahaan memilih prosedur akuntansi dengan perubahan laba yang dilaporkan dari periode masa depan ke periode masa kini
Alasannya adalah laba yang dilaporkan yang makin meningkat akan menurunkan kelalaian teknis. Sebagian besar dari perjanjian hutang berisi kesepakatan bahwa pemberi pinjaman harus bertemu selama masa perjanjian. Sebagai contoh, perusahaan yang mendapat pinjaman boleh sepakat memelihara level tertentu dari hutang terhadap harta, laporan bunga, modal kerja, dan harta pemilik saham. Jika kesepakatan semacam itu dikhianati, perjanjian hutang tersebut bisa memberikan/mengeluarkan penalti, seperti pembatasan dividen atau tambahan pinjaman.

Dengan jelas, prospek dari pelanggaran kesepakatan membatasi kegiatan perusahaan dalam operasional perusahaan itu sendiri. Untuk mencegah, atau paling tidak menunda, pelanggaran semacam itu, perusahaan bisa memilih kebijakan akuntansi tertentu yang bisa meningkatkan laba masa kini. Berdasarkan hipotesis kesepakatan hutang, ketika perusahaan mendekati kelalaian, atau memang sudah berada dalam lalai/cacat, lebih cenderung untuk melakukan hal ini.
1.       Hipotesis biaya politik
Dalam hipotesis ini semua hal lain dalam keadaan tetap, makin besar biaya politik yang mesti ditanggung oleh perusahaan, manajer cenderung lebih memilih prosedur akuntansi yang menyerah pada laba yang dilaporkan dari masa sekarang menuju masa depan
Hipotesis biaya politik memperkenalkan suatu dimensi politik pada pemilihan kebijakan akuntansi.  Perusahaan-pemsahaan yang ukurannya sangat besar mungkin dikenakan standar kinerja yang lebih tinggi, dengan penghargaan terhadap tanggung jawab lingkungan, hanya karena mereka merasa bahwa mereka besar dan berkuasa. Jika perusahaan besar juga memiliki kemampuan meraih profit yang tinggi, maka biaya politik bisa diperbesar.
Perusahaan-perusahaan juga mungkin akan menghadapi biaya politik pada poin-poin waktu tertentu. Persaingan luar negeri mungkin mengarah pada menurunnya profitabilitas kecuali perusahaan yang terkena dampaknya ini bisa mempengaruhi proses politik untuk bisa melindungi impor secara keseluruhan. Salah satu cara untuk melakukan ini adalah dengan mengadopsi kebijakan akuntansi income-decreasing (pendapatan menurun) dalam rangka meyakinkan pemerintah bahwa profit sedang turun.
Teori Akuntansi menurut sasarannya di bagi menjadi 2 yaitu :
Teori Akuntansi Positif
            adalah Penjelasan atau penalaran untuk menunjukkan secara ilmiah kebenaran pernyataan atau fenomena akuntansi seperti apa adanya sesuai fakta.
Teori Akuntansi Normatif
adalah penjelasan atau penalaran untuk menjustifikasi kelayakan suatu perlakuan akuntansi paling sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Teori  Kontrak
Karakteristik teori kontrak perusahaan sebagai hubungan hukum (koneksi) dari hubungan kontrak antara pemasok dan konsumen dari faktor produksi. Perusahaan itu ada karena kurangnya biaya individu untuk bertransaksi (atau kontrak) melalui organisasi pusat daripada melakukannya secara individual (godfrey:2010,hal 361). Dengan adanya perspektif penghubung kontrak terhadap perusahaan teori biaya kontrak melihat peran informasi akuntansi sebagai pengamat dan penegak atas kontrak – kontrak ini untuk menurunkan biaya agensi dari konflik kepentingan tertentu. Suatu konflik yang mungkin muncul adalah konflik kepentingan antara pemegang obligasi dan pemegang saham dari perusahaan terhadap utang yang ada. Jadi teori biaya kontrak berasumsi bahwa metode akuntansi dipilih sebagai bagian dari pemaksimalan kesejahteraan. Biaya kontrak mencakup biaya transaksi, biaya agensi, biaya informasi, biaya negosiasi ulang, dan biaya kepailitan (Belkaoui,2004:hal 188-189).
Meskipun penting untuk mengenali bahwa perusahaan melibatkan multiplisitas kontrak, teori akuntansi positif biasanya berfokus pada dua jenis kontrak: kontrak manajemen dan kontrak utang. Kedua kontrak adalah kontrak keagenan, dan teori keagenan yang menyediakan sumber dengan banyak penjelasan untuk praktek akuntansi yang ada (godfrey:2010,hal 362).

Teori Keagenan
            agensi – analitis ini kemudian mengalami perubahan dengan memandang perusahaan sebagai suatu nexsus atau penghubungan kontrak dengan pernyataan yang dinyatakan oleh Jensen dan Meckling bahwa perusahaan adalah cerita fiksi legal yang berfungsi sebagai nexus (perhubungan) dari serangkaian hunbungan kontrak antara para individu. .(Belkaoui,2004:hal 185)
Hubungan agensi dikatakan telah terjadi ketika suatu kontrak antara seseorang (atau lebih). seorang principal dan orang lainnya, seorang agen, untuk memberikan jasa demi kepentingan principal termasuk melibatkan pemberian delegasi kekuasaan pengambilan keputusan kepada agen. Baik principal maupun agen diasumsikan untuk termotivasi hanya oleh kepentingan dirinya sendiri yaitu, untuk memaksimalkan kegunaan subjek mereka dan juga untuk menyadari kepentingan bersama mereka. Seperti ynag dituliskan oleh fama : “hasilnya, perusahaan dipandang sebagai suatu tim individu – individu yang anggotanya bertindak atas kepentingannya sendiri tapi menyadari bahwa nasib mereka memiliki ketergantungan pada keberhasilan dari tim dalam berkompetisi dalam tim lain. (Belkaoui,2004:hal 186)

Dari dua contoh nyata diatas dapat dilihat hubungan antara Teori Akuntansi Positif dan Teori Akuntasi Normatif yaitu ;
Perbedaan pendekatan dan dasar antara teori akuntansi tersebut menyebabkan dua taksonomi akuntansi. Pendekatan Teori Akuntansi Positif menghasilkan taksonomi akuntansi sebagai Sains. Sedangkan pendekatan Teori Akuntansi Normatif menghasilkan taksonomi akuntansi sebagai art. Yang keduanya sama sama diakui sebagai sarana pendekatan teori akuntansi.
Teori Akuntansi Normatif yang berbentuk Praktik Akuntansi Berterima Umum (PABU) merupakan acuan teori dalam memberikan jalan terbaik untuk meramalkan berbagai fenomena akuntansi dan menggambarkan bagaimana interaksi antar-variabel akuntansi dalam dunia nyata yang meruipakan Fungsi pendekatan Teori Akuntasi Positif. Tidak menutup kemungkinan, fakta yang ada di dunia nyata (praktek akuntansi) akan mempengaruhi Teori Akuntansi Normatif. Hubungan ini Sesuai dengan paham Dialektika Hegel. Dimana antitasi dan tesis akan menghasilkan sistesis. Dan sistesis akan menghasilkan antithesis. Begitu seterusnya.

Selasa, 08 Mei 2012

Opening

Tak mudah memang menjalani keseharian disuatu lingkungan yang baru. Itulah yang aku alami ketika awal mula aku masuk dalam diduniaku yang sekarang ini. Memang tak banyak yang aku kuasai apalagi pengalamanku yang masih terbilang sangat pemula..hahaha >.<

Dimulai dari orang2 berwajah asing, lingkungan asing, dan rutinitas keseharian baru di kantor.
Sempat terlintas di pikiranku apakah aku tidak mampu mengerjakan pekerjaan ini ya? Koq susah banget sih rasanya, apa nyerah aja ya?wkwk aku sering berpikir seperti itu.
Ternyata setelah menyusuri dinginnya siang dan panasnya malam aku berhasil melewati itu semua dan malah sekarang aku ngerasa nyaman dengan pekerjaanku. Yah, beginilah aku yang terkadang suka merasa sendiri padahal sedang berada ditengah keramaian ("didalam keramaian aku masih merasa sepiii.. -ahmad dhani) :D

It's my life.. inilah hidupku, singkat, padat, jelas dan membingungkan..hehee.
Well done, this is my first posting.
 
Blogger Templates